Powered By Blogger

Jumat, 25 November 2011

perbedaan gmail vs yahoo,fb vs g-plus, ym vs skype


Perbedaan Gmail dengan Yahoo
• Gmail
1. Iklan yang ditampilkan di Gmail dibatasi untuk pesan teks saja.
2. Gmail mendapatkan acungan jempol untuk kecepatan, kemudahan penggunaan, iklan teks tidak mengganggu dan fitur-fitur gratis yang sangat baik.
3. Gmail merupakan gabungan dari berbagai fasilitas yang tersedia di google.
4. Gmail mesin pencari adalah sangat efisien. logo gmail Ditambah dengan penggunaan label berwarna menetapkan beberapa email individu yang terkait secara otomatis mengatur pesan ke dalam threads, mencari dari banyak email tidak pernah lebih mudah.
• Yahoo Mail
1. Yahoo Mail lebih dulu ada
2. Yahoo! Mail sangat user-friendly dan mudah dipelajari
3. Yahoo Mail dapat menghubungkan fasilitas Yahoo Mesenger, sehingga dapat melakukan chat dengan orang lain.
4. yahoo mailAds di Yahoo Mail versi gratis dapat agak mengganggu dan penyaringan spam miskin tidak membantu lebih baik.

Perbedaan Facebook dengan GPlus
1. Kalau di Facebook kita hanya dibatasi mengelompokkan teman ke dalam (kalau tak salah) empat grup (Teman, Keluarga, Rekan Kerja, Teman Satu Sekolah), maka di Google Plus adalah tidak terbatas. Kita bisa menciptakan sebanyak mungkin grup Circle atau Lingkaran, jumlah grup itu tidak dibatasi, dan kita bebas memberikan nama setiap Lingkaran.
2. Di Facebook, anda hanya dapat menyukai (Like) dan menjadi fans barang, lokasi, atau layanan tertentu yang ada di komunitas FB, tapi anda tidak dapat bebas memilih dan mencari topik-topik yang persis dengan minat anda. Di Google Plus anda dapat memakai fitur Sparks. Ketikkan kata-kata kunci tertentu di kotak mesin pencari Google yang terdapat dalam akun G+ anda, lalu simpan semua kata kunci itu.
3. Facebook adalah website untuk mencari teman
4. Google Plus memadukan keduanya dengan sejumlah “fitur plus-plus.”
5. Anda tidak hanya dapat melakukan chat dengan teman pengguna Google+ tapi juga dapat chat dengan pemilik email Gmail yang tidak/belum mendaftarkan akun GPlus-nya.


Perbandingan ym dengan g-talk
1.                   1.        Skype dapat secara otomatis menyimpan hasil chatting, tanpa perlu melakukan apapun.
2.      Tampilan Jendela Skype kelihatan lebih menarik dan profesional.
3.      Berbicara dengan skype antar komputer/laptop hasilnya sangat jelas.
4.                  4.        Proses pengiriman file pada skype juga lebih mudah.
5.                  5.         Fitur ym kurang bagus
6.                 6.       Ym tidak bias menyimpan hasil chatting.

Aspek Desain Official Website untuk Pemerintahan, Perusahaan dan Pribadi


Pemerintah

      ASPEK
             www.pemerintahan.com
www.istana.gov.sg/content/istana/index.com
  
    Warna
Dalam website ini warnanya sangat bagus dan menarik untuk pertama kali dilihat, yaitu warna yang ada di website ini warna biru dan berbagai warna lainnya yang sangat sepadan dengan warna biru.
Dalam website ini warnanya sangat biasa yaitu warna putih, warnanya kurang begitu bagus dan tidak begitu tertarik untuk dilihat,keliatan sangat kosong karena tidak terlalu banyak warna yang digunakan.

    Layout
Website ini dalam layoutnya biasa saja,tapi cukup menarik untuk dilihat, karena ada lambang pemerintahan malaysia di samping kiri, dan bagian belakangnya dilapisi beberapa bagian bendera Malaysia.
Dalam website ini layoutnya biasa saja, paling atasnya ada sebuah gambar istana prsiden singapura dan dibelakangnya dilapisi gambar kota singapura tapi gambarnya yang sangat tipis sehingga kurang begitu terlihat.
Fasilitas yang harus ada
Fasilitas website ini sudah ada semuanya ,jadi tidak perlu ada tambahan lagi, seperti disamping kanan ada untuk  facebook,twiterr,mobile web, dan bias mengisi sebuah komentar.
Fasilitas dalam website ini harus banyak ditambahkan karena tidak ada apa-apa jadi terlihat sangat hampa.yang harus perlu ditambahkan ada tempat untuk berkomentar,ada pilihan untuk bahasanya.
Posisi menu dan berita
Diwebsite ini posisi menunya terletak pada di sebelah bagian atas itu ada beberapa menu dan sangat bagus, dan untuk bagian berita ada disebelah kanan dan tempatnya tidak diperluas tapi ada batasanya sehingga tidak terlihat membosankan.
Dalam website ini posisi menunya ada disebelah paling atas dan untuk posisi beritanya berada ditengah dan sangat diperluas.



 perusahaan

     Aspek
         www.dealer-daihatsu.com
        www.mitsubishi-motors.com

    Warna

Website ini ada warna abu-abu bagian belakangnya dan dilapisi warna putih.

Dalam website ada warna yaitu warna hitam tapi terlihat sangat elegan dan dilapisi warna abu-abua gelap terlihat sangat bagus.
  
      Layout
Website ini didalamnya Cuma hanya ada tema yang seperti bentuk batu yang gelap,selain itu tidak ada lagi.
Dalam website ini ada tema yang bergambar mobil dan juga ada bentuk slide yang bertema mobil yang sangat memukau.

     Fasilitas yang harus ada
Fasilitas yang harus ada didalam website ini adalah tempat untuk bertanya.
Dalam website ini sudah ada fasilitas semuanya.
Posisi menu dan berita
Dalam website ini posisi menunya ada dibagian atas,dan bagian posisi berita ada ditengah .
Posisi menu dalam website ini ada dibagian atas, dan posisi berita juga ada dibagian atas,jika di klik news info baru akan muncul.

pribadi

Aspek


www. Ockaligis.com

www.rohutsitompul.com
warna


Dalam website ini masalah warna kurang begitu menarik karena Cuma hanya satu warna yaitu warna putih.
Dalam website ini ada dua warna yang sangat menarik dan bagus untuk dilihat yaitu warna unggu dan dilapisi dengan warna pink dibgian tengahnya.
layout
Tidak ada
Dibagian pinggirnya ada gambar seperti bunga bagus untuk dilihat.


Rabu, 11 Mei 2011

Stress, kaitan stress dengan psikologi lingkungan, mempengaruhi perilaku individu dalam lingkungan dan berikan contoh.


Stres adalah suatu kondisi anda yang dinamis saat seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting. Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat. (ref:edy64).
Stres tidak selalu buruk, walaupun biasanya dibahas dalam konteks negatif, karena stres memiliki nilai positif ketika menjadi peluang saat menawarkan potensi hasil.Sebagai contoh, banyak profesional memandang tekanan berupa beban kerja yang berat dan tenggat waktu yang mepet sebagai tantangan positif yang menaikkan mutu pekerjaan mereka dan kepuasan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka. .
Stres bisa positif dan bisa negatif. Para peneliti berpendapat bahwa stres tantangan, atau stres yang menyertai tantangan di lingkungan kerja, beroperasi sangat berbeda dari stres hambatan, atau stres yang menghalangi dalam mencapai tujuan. Meskipun riset mengenai stres tantangan dan stres hambatan baru tahap permulaan, bukti awal menunjukan bahwa stres tantangan memiliki banyak implikasi yang lebih sedikit negatifnya dibanding stres hambatan.

Sumber-sumber potensi stres

Faktor lingkungan

Selain memengaruhi desain struktur sebuah organisasi, ketidakpastian lingkungan juga memengaruhi tingkat stres para karyawan dan organisasi. Perubahan dalam siklus bisnis menciptakan ketidakpastian ekonomi, misalnya, ketika ekonomi memburuk orang merasa cemas terhadap kelangsungan pekerjaannya.

 Faktor organisasi

Banyak faktor di dalam organisasi yang dapat menyebabkan stres.  Tekanan untuk menghindari kesalahaan atau menyelesaikan tugas dalam waktu yang mepet, beban kerja yang berlebihan, atasan yang selalu menuntut dan tidak peka, dan rekan kerja yang tidak menyenangkan adalah beberapa di antaranya. Hal ini dapat mengelompokkan faktor-faktor ini menjadi tuntutan tugas, peran, dan antarpribadi.
Tuntutan tugas adalah faktor yang terkait dengan pekerjaan seseorang. Tuntutan tersebut meliputi desain pekerjaan individual, kondisi kerja, dan tata letak fisik pekerjaan. Sebagai contoh, bekerja di ruangan yang terlalu sesak atau di lokasi yang selalu terganggu oleh suara bising dapat meningkatkan kecemasan dan stres. Dengan semakin pentingnya layanan pelanggan, pekerjaan yang menuntut faktor emosional bisa menjadi sumber stres.
Tuntutan peran berkaitan dengan tekanan yang diberikan kepada seseorang sebagai fungsi dari peran tertentu yang dimainkannya dalam organisasi. Konflik peran menciptakan ekspektasi yang mungkin sulit untuk diselesaikan atau dipenuhi.
Tuntutan antarpribadi adalah tekanan yang diciptakan oleh karyawan. Tidak adanya dukungan dari kolega dan hubungan antarpribadi yang buruk dapat meyebabkan stres, terutama di antara para karyawan yang memiliki kebutuhan sosial yang tinggi.
 Faktor pribadi
Faktor-faktor pribadi terdiri dari masalah keluarga, masalah ekonomi pribadi, serta kepribadian dan karakter yang melekat dalam diri seseorang.
Survei nasional secara konsisten menunjukkan bahwa orang sangat mementingkan hubungan keluarga dan pribadi. berbagai kesulitan dalam hidup perkawinan, retaknya hubungan, dan kesulitan masalah disiplin dengan anak-anak adalah beberapa contoh masalah hubungan yang menciptakan stres.
Masalah ekonomi karena pola hidup yang lebih besar pasak daripada tiang adalah kendala pribadi lain yang menciptakan stres bagi karyawan dan mengganggu konsentrasi kerja karyawan. Studi terhadap tiga organisasi yang berbeda menunjukkan bahwa gejala-gejala stres yang dilaporkan sebelum memulai pekerjaan sebagian besar merupakan varians dari berbagai gejala stres yang dilaporkan sembilan bulan kemudian. Hal ini membawa para peneliti pada kesimpulan bahwa sebagian orang memiliki kecenderungan kecenderungan inheren untuk mengaksentuasi aspek-aspek negatif dunia secara umum. Jika kesimpulan ini benar, faktor individual yang secara signifikan memengaruhi stres adalah sifat dasar seseorang. Artinya, gejala stres yang diekspresikan pada pekerjaan bisa jadi sebenarnya berasal dari kepribadian orang itu.

Akibat Stres

Stres menampakkan diri dengan berbagai cara. Sebagai contoh, seorang individu yang sedang stres berat mungkin mengalami tekanan darah tinggi, seriawan, jadi mudah jengkel, sulit membuat keputusan yang bersifat rutin, kehilangan selera makan, rentan terhadap kecelakaan, dan sebagainya. Akibat stres dapat dikelompokkan dalam tiga kategori umum: gejala fisiologis, gejala psikologis, dan gejala perilaku.
Pengaruh gejala stres biasanya berupa gejala fisiologis. Terdapat riset yang menyimpulkan bahwa stres dapat menciptakan perubahan dalam metabolisme, meningkatkan detak jantung dan tarikan napas, menaikkan tekanan darah, menimbulkan sakit kepala, dan memicu serangan jantung.
Stres yang berkaitan dengan pekerjaan dpat menyebabkan ketidakpuasan terkait dengan pekerjaan. Ketidakpuasan adalah efek psikologis sederhana tetapi paling nyata dari stres. Namun stres juga muncul dalam beberapa kondisi psikologis lain, misalnya, ketegangan, kecemasan, kejengkelan, kejenuhan, dan sikap yang suka menunda-nunda pekerjaan.
Gejala stres yang berkaitan dengan perilaku meliputi perubahan dalam tingkat produktivitas, kemangkiran, dan perputaran karyawan, selain juga perubahan dalam kebiasaan makan, pola merokok, konsumsi alkohol, bicara yang gagap, serta kegelisahan dan ketidakteraturan waktu tidur. Ada banyak riset yang menyelidiki hubungan stres-kinerja. Pola yang paling banyak dipelajari dalam literatur stres-kinerja adalah hubungan U-terbalik. Logika yang mendasarinya adalah bahwa tingkat stres rendah sampai menengah merangsang tubuh dan meningkatkan kemampuannya untuk bereaksi. Pola U-terbalik ini menggambarkan reaksi terhadap stres dari waktu ke waktu dan terhadap perubahan dalam intensitas stres.
Kaitan antara stress dengan psikologi lingkunagn dan pengaruh perilaku individu dalam lingkungan.
Dalam konteks lingkungan maka stress dapat muncul jika lingkungan fisik dan rancangan secara langsung atau tidak langsung menghambat tujuan seseorang. Kaitan stress dengan lingkungan yaitu stress terjadi ketika individu menjumpai kondisi lingkungan yang mengancam yang secara kuat menantang atau melampaui kemampuan copingnya. Sebuah situasi dapat terlihat sebagai suatu ancaman dan berbahaya secara potensial apabila melibatkan hal yang memalukan, kehilangan harga diri, kehilangan pendapat dan seterusnya. Maka apabila lingkungan tidak mendukung kesejahteraan fisik maupun mental seseorang akan mengakibatkan kelelahan fisik dan mental yang mencetuskan terjadinya stres.

Stres menurut Stokols (dalam Brigham, 1991) merupakan salah satu aspek yang dapat mengakibatkan penyakit atau akibat-akibat negatif pada perilaku masyarakat. Stres yang dialami individu dapat memberikan dampak yang berbeda tergantung pada kemampuan individu dalam menghadapi stres. Individu yang mengalami stres umumnya tidak dapat melakukan interaksi sodial dengan baik, sehingga dapat menurunkan perilaku untuk membantu orang lain.

Contoh :
Para karyawan yang bekerjanya terlalu diforsil dan selalu mendapatkan tekanan dari bosnya sehingga waktu istirahatnya terabaikan,ini salah satu contoh yang bisa menimbulkan stress seseorang.

Sabtu, 23 April 2011

pengertian privasi,teritorialitas,ruang personal serta hubungan perilaku,lingkungan,dan kepribadian

A.PENGERTIAN PRIVASI, yaitu adanya keinginan untuk berinteraksi dengan orang lain, atau justru ingin menghindar atau berusaha supaya sukar dicapai oleh orang lain. adapun definisi lain dari privasi yaitu sebagai suatu kemampuan untuk mengontrol interaksi, kemampuan untuk memperoleh pilihan pilihan atau kemampuan untuk mencapai interaksi seperti yang diinginkan. privasi jangan dipandang hanya sebagai penarikan diri seseorang secara fisik terhadap pihak pihak lain dalam rangka menyepi saja.
B. FAKTOR – FAKTOR PRIVASI
1. faktor personal
Ada perbedaan jenis kelamin dalam privasi, dalam suatu penelitian pria lebih memilih ruangan yang terdapat tiga orang sedangkan wanita tidak memeprmasalahkanisi dalam ruangan itu. Menurut Maeshall prbedaan dalam latar belakang pribadi akan berhubungan dengan kebutuhan privasi.
2. faktor situasional
Kepuasan akan kebutuhan privasi sangat berhubungan dengan seberapa besar lingkungan mengijinkan orang-orang di dalamnya untuk mandiri.
3.faktor budaya
Pada penelitian tiap-tiap budaya tidak ditemukan perbedaan dalam banyaknya privasi yang diinginkan tetapi berbeda dalam cara bagaimana mereka mendapatkan privasi. Misalnya rumah orang jawa tidak terdapat pagar dan menghadap ke jalan, tinggal dirumah kecil dengan dindidng dari bamboo terdiri dari keluarga tunggal anak ayah dan ibu.
1.2
A. PENGERTIAN RUANG PERSONAL
istilah personal space pertama kali digunakan oleh katz pada tahun 1973 dan bukan merupakan sesuatu yang unik dalam istilah psikologi, karna istilah ini juga dipakai dalam bidang biologi, antropologi dan arsitektur. beberapa definisi ruang personal secara implist berdasarkan hasil hasill penelitian, antara lain : pertama, ruang personala dalah batas batas yang tidak jelas antara seseorang dengan orang lain. kedua, ruang personal sesungguhnya berdekatan dengan diri sendiri. ketiga, pengaturan ruang personal merupakan proses dinamis yang memungkinkan diri kita keluar darinya sebagai perubahan situasi . keempat, ketika seseorang melanggar ruang personal orang lain, maka dapat berakibat kecemasan, stres dan bahkan perkelahian. dengan inti definisi ruang personal sebagai batas yang tak terlihat yang mengelilingi kita, dimana orang lain tidak dapat melanggarnya.
Beberapa definisi ruang personal secara implisit berdasarkan hasil-hasil penelitian, antara lain:
a. Ruang personal adalah batas-batas yang tidak jelas antara seseorang dengan orang lain.
b. Ruang personal sesungguhnya berdekatan dengan diri sendiri.
c. Pengaturan ruang personal mempakan proses dinamis yang memungkinkan diri kita keluar darinya sebagai suatu perubahan situasi.
d. Ketika seseorang melanggar ruang personal orang lain, maka dapat berakibat kecemasan, stres, dan bahkan perkelahian.
e. Ruang personal berhubungan secara langsung dengan jarak-jarak antar manusia, walaupun ada tiga orientasi dari orang lain: berhadapan, saling membelakangi, dan searah.
Pengertian Teritorialitas
Holahan (dalam Iskandar, 1990), mengungkapkan bahwa teritorialitas adalah suatu tingkah laku yang diasosiasikan pemilikan atau tempat yang ditempatinya atau area yang sering melibatkan cirri pemiliknya dan pertahanan dari serangan orang lain. Degan demikian menurut Altman (1975) penghuni tempat tersebut dapat mengontrol daerahnya atau unitnya dengan benar, atau merupakan suatu territorial primer.
Menurut Lang (1987), terdapat empat karakter dari territorialitas, yaitu :
1. Kepemilikan atau hak dari suatu tempat
2. Personalisasi atau penandaan dari suatu area tertentu
3. Hak untuk mempertahankan diri dari ganggunan luar
4. Pengatur dari beberapa fungsi, mulai dari bertemunya kebutuhan dasra psikologis sampai kepada kepuasan  kognitif dan kebutuhan-kebutuhan estetika.


Menurut Altman membagi teritorialitas menjadi 3, yaitu;
1. teritorialitas primer
teori ini dimiliki serta dipergunakan secara khusus bagi pemiliknya. pelanggaran terhadap teritori utama ini akan mengangkibatkan timbulnya perlawanan dari pemiliknya dan ketidakmampuan untuk mempertahankan teritori utama ini akan mengakibatkan masalah yang serius terhadap aspek psikologis pemiliknya, yaitu dalam hal harga diri dan indentitasnya. Yang termasuk dalam teritorial ini adalah ruang kerja, ruang tidur, pekarangan, wilayah negara, dan sebagainya.


2. terotorial sekunder
teritori ini lebih longgar pemakaiannya dan pengontrolan oleh perorangan. Teritori ini dapat digunakan oleh orang lain yang masih di dalam kelompok ataupun orang yang mempunyai kepentingan kepada kelompok itu. Sifatnya adalah semi-publik.. Yang termasuk dalam teritorial ini adalah sirkulasi lalu lintas di dalam kantor, toilet, zona servis, dan sebagainya,


3. teritorial umum
digunakan oleh setiap orang dengan mengikuti aturan aturan yang lazim di dalam masyrakat dimana teritorial umum itu berada.Contohnya taman kota, tempat duduk dalam bis kota, gedung bioskop, ruang kuliah, dan sebagainya.

pengertian ruang personal
A. Pengertian Ruang Personal
Ruang personal adalah ruang di sekeliling individu, yang selalu dibawa orang kemana saja ia pergi dan orang akan merasa terganggu jika ruamg tersebut diinterferensi (Gifford, 1987). Artinya kebutuhan terhadap ruang personal terjadi ketika orang lain hadir.
Menurut Sommer(dalam Altman, 1975) ruang personal adalah daerah di sekeliling seseorang dengan batas-batas yang tidak jelas dimana seseorang tidak boleh memasukinya. Goffman (dalam Altman, 1975) menggambarkan ruang personal sebagai jarak atau daerah disekitar individu dimana jika dimasuki orang lain menyebabkan ia merasa batasnya dilanggar, merasa tidak senang dan kadang-kadang menarik diri. Beberapa definisi ruang personal secara implicit berdasarkan hasil-hasil penelitian, antara lain :
1.      Ruang personal adalah batas-batas yang tidak jelas antara seseorang dengan orang lain
2.      Ruang personal sesungguhnya berdekatan dengan diri sendiri
3.      Pengaturan ruang personal merupakan proses dinamis yang memungkinkan dari kita keluar darinya sebagai suatu perubahan situasi.
4.      Ketika seseorang melanggar ruang personal lain, maka dapat berakibat kecemasan, stres dan perkelahian.
5.      Ruang personal berhubungan secara langsung dengan jarak-jarak antar manusia.

B. Ruang Personal dan Perberdaan Budaya
Dalam lintas budaya yang berkaitan dengan ruang personal, Hall (dalam Altman, 1976) mengamati bahwa norma dan adat istiadat dari kelompok budaya dan etnik yang berbeda akan tercermin dari penggunaan ruang, seperti susunan perabot, konfigurasi tempat tinggal dan orientasi yang dijaga oleh individu satu dengan individu lainnya.
Watson (dalam Gifford, 1982) menegaskan bahwa budaya dapat dibagi menjadi dua yaitu budaya kontak dan budaya non kontak. Suatu studi menemukan pada bahwa siswa siswi dari bidaya kontak (Amerika Latin, Spanyol, dan Maroko) duduk berjauhan satu sama lain daripada siswa siswi dari kebudayaan non kontak (Amerika). Penelitian ini dibantah oleh Shuter.
Orang Costa Rika menyukai jarak personal yang lebih dekat daripada orang Panama atau Kolombia. Sussman dan Rosenfeld (dalam Gifford, 1987) menemukan bahwa orang Jepang menggunakan jarak personal yang lebih lebar daripada orang Amerika yang menggunakan lebih besar daripada orang Venezuela.
Hall (dalam Altman, 1976) menggambarkan bahwa kebudayaan Arab cenderung berorientasi kepada “kontak” dibandingkan dengan Eropa Utara dan Kebudayaan Barat. Jarak yang dekat dan isyarat-isyarat sentuhan, penciuman, dan panas tubuh tampaknya merupakan hal yang lazim dalam “budaya kontak”. Orang –orang Jepang menggunakan ruang secara teliti. Keluarga-keluarga Jepang memiliki banyak kontal interpersonal yang dekat; seringkali tidur bersama-sama dalam satu ruangan dengan susunan yang tidak beraturan atau melakukan berbagai aktivitas dalam ruang yang sama.

HUBUNGAN ANTARA  PRIVASI,RUANG PERSONAL,TERITORIALITAS
Dari ketiga pengertian diatas ini sangat berkaitan karena ini adalah sebagai contoh dalam kehidupan sehari-hari yang sering dipraktekan didalam lingkungan sekitar ini. Hubungan privasi dengan lingkungan adalah cara interaksi atau komunikasi dengan masyarakat lainnya yang tertutup dan terbuka. Privasi merupakan tingkatan interaksi atau keterbukaan yang dikehendaki seseorang pada suatu kondisi atau situasi tertentu. tingkatan privasi yang diinginkan itu menyangkut keterbukaan atau ketertutupan didalam kehidupan di sekitar lingkungan.Sedangkan privasi dengan perilaku adalah cara interaksi kepada orang lain yang ingin disampaikan atau tidak ingin disampaikan kepada orang lain sehingga membentuk suatu perilaku seseorang yang tertutup atau terbuka,dan hubungan dengan kepribadian adalah suatu cara yang menimbulkan kepribadian seseorang yang dapat dilihat dari cara interaksinya,yang dimana cara interaksi kepada orang lain bias disampaikan. Hubungan ruang personal dengan lingkungan,perilaku,kepribadian adalah cara untuk mengatur ruang yang dimana suatu ruangan itu membuat diri menjadi merasa nyaman dan rileks sehingga kita pun merasa betah di dalam suatu ruangan tersebut dan menimbulkan suatu kepribadian yang tenang dan baik.Hubungan teritorialitas dengan lingkungan,perilaku,dan kepribadian adalah suatu tingkah laku yang diasosiasikan terhadap pemiliknya sehingga menimbulkan suatu cirri-ciri perilaku yang diinginkan dilingkungan sehingga bias membentuk suatu kepribadian