Analisis :
Dalam sistem pakar ini,saya ingin menganalisis tentang penyakit kanker darah (leukimia) merupakan suatu penyakit yang merujuk kepada satu kelompok penyakit darah yang ditandai dengan kanker pada jaringan-jaringan yang memproduksi darah.
Desain arsitektur dalam sistem pakar dalam menentukan kanker dapat dilihat dari tabel berikut ini
Knowledge :
Berisi himpunan-himpunan
1. Aturan gejala penyakit
2. Aturan jenis penyakit
Database :
Berisi fakta –fakta :
1.Tabel user
Inference Engine
Berisi:
1. Prosedur untuk mencocokkan fakta dan aturan .hasilnya menjawab variable penyakit
2. Prosedur untuk mengghubungkan kode gejala dan kode penyakit dan pengobatan.
User interfernce
1. Prosedur untuk membaca memasukkan data dari pemakai
2. Prosedur menampilkan hasil diagnosa
3. Prosedur untuk menghasilkan keluaran
4. From penelusuran
Explanation facilities
Berisi:
Penjelasan langkah-langkah pengoperasian sistem.
Basis pengetahuan pada sistem pakar untuk mengedintifikasi penyakit kanker terdiri dari 2 macam sumber pengetahuan fakta dan aturan .
Fakta pengetahuan yang disimpan yaitu : pengetahuan mengenai penyakit kanker yaitu : leukimia, thalasemia, anemia. Serta pengetahuan mengenai manifestasi (gejala atau tanda) yang menimbulkan penyakit kanker tersebut melalui keluhan-keluhan yang dialami pasien yang menunjukkan adannya kemungkinan terjadi penyakit kanker.
Pembangunan dalam sistem pakar menentukan penyakit kanker sangat cocok menggunakan metode rule base dari inferensi forward chaining dimana pelacakan tersebut dimotori oleh data masukan keluhan pasien dan selanjutnya akan dibuat gambaran kesimpulannya. Sistem pakar yang dirancang agar berguna bagi mereka yang taraf ekonominya dibawah, karena sistem pakar yang dirancang untuk digunakan oleh orang awam sekalipun untuk menetukan penyakit melalui diagnosa yang dirancang dalam sistem pakar. Mereka tidak perlu mengeluarkan uang banyak untuk melakukan diagnosa melalui seorang pakar manusia .
Penerapan sistem pakar ini dalam suatu rumah sakit akan dapat membantu seseorang tenaga medis. Karena pengeluaran dari sistem pakar ini adalah kesimpulan mengenai penyakit, jenis penyakit, serta cara penanggulangganya.
Tingkat asuransi dari sistem yang dirancang tidak berbeda layaknya seorang pakar manusia, karena dalam sistem ini dirancang sesuai dengan rule-rule yang diperoleh dari seorang pakar manusia.
Sumber :
http://lppm.trigunadharma.ac.id/public/fileJurnal/hpHb6-Jurnal-Mukhlis-.pdf

Tidak ada komentar:
Posting Komentar